YESUS MENGAJAR DENGAN MENGGUNAKAN PERUMPAMAAN-PERUMPAMAAN

(Bacaan Injil Misa Kudus, Hari Biasa Pekan Biasa III – Kamis, 30 Januari 2020)

Keluarga Besar Fransiskan: Peringatan Wajib S. Yasinta Mareskoti, Perawan Ordo III (OFS)

 

Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Mungkinkah orang membawa pelita supaya ditempatkan di bawah tempayan atau di bawah tempat tidur? Bukankah supaya ditaruh di atas kaki pelita? Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap. Siapa yang mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!”

Lalu Ia berkata lagi, “Perhatikanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil. (Mrk 4:21-25) 

Bacaan Pertama: 2Sam 7:18-19,24-29; Mazmur Tanggapan: Mzm 132:1-5,11-14 

Hari Rabu kemarin kita bersama membaca perumpamaan Yesus tentang seorang penabur (Mrk 4:1-10) yang sangat dihargai pada masa Gereja Perdana.  “Perumpamaan tentang seorang penabur” ini menyentuh hati sejumlah pendengar-Nya sedemikian mendalam sehingga mereka berada bersama Yesus lebih lama lagi dan bersama kedua belas murid memohon kepada-Nya untuk mengajar mereka lebih banyak lagi (Mrk 4:10-11).

Yesus melihat hasrat mereka untuk mendapat pengajaran secara lebih mendalam, sehingga dengan segala senang hati Dia menyediakan waktu ekstra untuk bersama dengan mereka. Kita hanya dapat membayangkan bagaimana Yesus meminta kepada Roh Kudus untuk menunjukkan kepada-Nya cara terbaik untuk membuka hati orang-orang ini bagi lebih banyak lagi kebenaran-Nya.

Ternyata mengajar dengan menggunakan perumpamaan merupakan cara yang ampuh. Dalam perumpamaan-perumpamaan-Nya, Yesus membanding-bandingkan Kerajaan Allah dengan kegiatan sehari-hari sehingga orang dapat lebih siap memahami ajaran-Nya. Setelah perumpamaan tentang seorang penabur itu, Yesus melanjutkan pengajaran-Nya dengan beberapa perumpamaan lagi: (1) Perumpamaan tentang pelita dan tentang ukuran (Mrk 4:21-25) yang merupakan bacaan Injil hari ini; (2) Perumpamaan tentang benih yang tumbuh (Mrk 4:26-29); (3) Perumpamaan tentang biji sesawi (Mrk 4:30-34).

Yesus sangat senang bilamana orang-orang meminta kepada-Nya untuk mengajar mereka secara lebih mendalam, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka, dan untuk memberikan hikmat-Nya kepada mereka. Rasa senang inilah yang berada di belakang kata-kata-Nya, “Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu” (Mrk 4:24). Orang-orang yang menyediakan lebih banyak waktu untuk bersimpuh di kaki Yesus mengalami lebih banyak kasih Allah dan berkat-berkat-Nya, dan mereka pun lebih siap untuk mengikut Yesus.

Bahkan hari ini pun Yesus ingin melanjutkan pengajaran-Nya kepada kita. Ada begitu banyak hal yang dapat diajarkan-Nya kepada kita, hanya apabila kita mau menyediakan waktu setiap hari untuk membaca dan merenungkan sabda-Nya dalam Kitab Suci. Pada saat-saat seperti inilah – ketika kita memberi perhatian sepenuhnya kepada Allah – Ia dapat membuat mukjizat dalam diri kita.

Marilah kita mohon lebih banyak dari Allah dengan menyediakan waktu setiap hari untuk membaca dan merenungkan sabda-Nya dalam Kitab Suci. Setiap kali kita memutuskan untuk memohon lebih banyak dari Allah, kita sebenarnya sedang mengetuk pintu surga, dan Allah telah berjanji bahwa Dia akan senantiasa menjawah kita (lihat Mat 7:7-8).

DOA: Bapa surgawi, kami berterima kasih penuh syukur kepada-Mu karena Engkau men-sharing-kan hikmat-Mu dengan kami. Oleh Roh Kudus-Mu, bergeraklah dalam diri kami masing-masing agar timbul keinginan dalam diri kami untuk menyediakan waktu bersama-Mu setiap hari. Kami mengetahui bahwa Engkau akan menanggapi hasrat hati kami ini dengan mencurahkan berkat-berkat melimpah atas Gereja-Mu sehingga semua orang akan sungguh mengenal Engkau. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mrk 4:21-25), bacalah tulisan yang berjudul “MEMPERHATIKAN APA YANG KITA DENGAR” (bacaan tanggal 30-1-20) dalam situs/blog SANG SABDA http://sangsabda.wordpress.com; kategori: 20-01 BACAAN HARIAN JANUARI 2020. 

(Tulisan ini adalah revisi dari tulisan dengan judul sama untuk bacaan tanggal 31-1-19 dalam situs/bloga SANG SABDA) 

Cilandak, 28 Januari 2020 [Peringatan S. Thomas Acquino, Imam Pujangga Gereja] 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS