SAI-KITA PUN DIUTUS YESUS UNTUK MEWARTAKAN KABAR BAIK-NYA

(Bacaan Injil Misa Kudus, Peringatan Wajib S. Fransiskus dari Assisi – Jumat, 4 Oktober 2019)

Keluarga Besar Fransiskan: Hari Raya S. Fransiskus dr Assisi, Pendiri Tarekat

Image result for IMAGES OF LUKE 10:13-16

“Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan daripada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!

Siapa saja yang mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan siapa saja yang menolak kamu, ia menolak Aku; dan siapa saja yang menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.” (Luk 10:13-16) 

Bacaan Pertama: Bar 1:15-22;  Mazmur Tanggapan: Mzm 79:1-5,8-9 

“Jika di Tirus dan di Sidon terjadi mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.”  (Luk 10:13)

Sebagai referensi tambahan, baiklah saya kutip apa yang dikatakan Yesus dalam Injil Matius: “Karena jika di Sodom terjadi mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini.(Mat 11:23)

Kota-kota seperti Tirus dan Sidon dapat dikatakan sebagai kota-kota yang terjorok dalam Perjanjian Lama (Yeh 26-28; Kej 18-19). Namun demikian, Yesus menyatakan bahwa penduduk kota-kota terkutuk itu tentu telah bertobat seandainya mendengarkan pewartaan Injil-Nya. Masalahnya ialah tidak ada orang yang dikirim untuk mewartakan Kabar Baik dengan penuh kuasa ke kota-kota itu, yakni pewartaan yang dibarengi dengan berbagai mukjizat dan tanda heran. Orang-orang Niniwe terkenal akan kejahatan mereka, namun berkat pewartaan Yunus, mereka pun bertobat (Luk 11:32). Yesus mengatakan bahwa kita memiliki “seseorang” yang jauh lebih agung daripada Yunus (lihat Luk 11:32 – bacalah keseluruhan Luk 11:29—32).

Marilah kita melakukan pemeriksaan batin, dan bertanya kepada diri kita sendiri: Di manakah Sidon dan Tirus kita masing-masing sebagai pribadi? Apakah keluarga kita, teman/rekan kerja kita, tetangga kita? Lingkungan macam apa menurut pandangan kita yang tak berpengharapan untuk bertobat? Apakah itu tempat-tempat hiburan, budaya narkoba, atau usaha bisnis kita? Bagaimana kita mengetahui bahwa kelompok-kelompok itu akan menolak Kabar Baik Yesus Kristus? Apabila Injil diwartakan kepada mereka, tentu akan ada kemungkinan bagi mereka untuk bertobat!

Santo Paulus menulis kepada jemaat di Roma sebagai berikut: “… bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia? Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? (Rm 10:14). Sebaliknya, bagaimana mereka dapat percaya jika kita sendiri tidak cukup percaya akan perlunya mewartakan Yesus kepada mereka?

Ada kata-kata arif dari masa lampau: Tidak ada orang yang dapat memperoleh seekor ikan jika dia tinggal saja di rumah dan tidak pergi memancing. Sebagai murid-murid Yesus di jaman NOW ini, kita pun diutus oleh-Nya untuk mewartakan Kabar Baik kepada orang-orang yang kita jumpai.

DOA: Yesus, Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku. Aku sungguh mau menjadi murid-Mu yang setia dan taat pada perintah-perintah-Mu, terutama perintah untuk mewartakan Kabar Baik-Mu dengan penuh komitmen. Jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, ya Yesus. Terpujilah nama-Mu selalu. Amin.

Catatan: Untuk mendalami bacaan Injil hari ini (Luk 10:13-15), bacalah tulisan yang berjudul “YESUS MENGECAM KERAS BEBERAPA KOTA” (bacaan tanggal 6-10-17) dalam situs/blog PAX ET BONUM https://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 18-10 PERMENUNGAN ALKITABIAH OKTOBER 2018. 

(Tulisan ini adalah revisi dari tulisan dengan judul sama untuk bacaan tanggal 5-10-18 dalam situs/blog SANG SABDA) 

Cilandak, 2 Oktober 2019 [Peringatan Wajib Para Malaikat Pelindung] 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS