YESUS MEMANGGIL LEWI UNTUK MENJADI MURID-NYA

(Bacaan Injil Misa Kudus, Hari Biasa Pekan Biasa XIII – Jumat, 5 Juli 2019)

Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di tempat pemungutan cukai, lalu Ia berkata kepadanya, “Ikutlah Aku.”  Matius pun bangkit dan mengikut Dia. Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus, “Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus mendengarnya dan berkata, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi, pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.” (Mat 9:9-13)

Bacaan Pertama: Kej 23:1-4,19;24:1-8,62-67; Mazmur Tanggapan: Mzm 106:1-5

“… Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.” (Mat 9:13)

Ada seorang Kristiani yang sedang melakukan ziarah di Tanah Suci. Pada suatu malam orang itu berada sendirian di taman Getsemani. Ada banyak sekali bintang di langit dan orang itu sungguh menikmati malam yang indah itu. Karena terharu, dia pun mulai berlinang air mata. Dia berlutut dan berdoa dengan suara keras: “Tuhan, janganlah pernah membiarkan aku berdosa terhadap-Mu.” Malam itu sungguh sunyi senyap. Tiba-tiba terdengar suara dari kegelapan yang berkata: “Anak-Ku, Engkau minta kepada-Ku untuk tidak pernah membiarkan Engkau berdosa terhadap-Ku. Apabila Aku memenuhi permintaan doa-Mu bagi semua anak-Ku di dunia, bagaimana Aku dapat menunjukkan belas kasih-Ku kepada mereka?”

Cerita di atas mengingatkan kita bahwa kita semua adalah pendosa-pendosa. Ada saat-saat di mana masing-masing kita – seberapa baiknya pun diri kita – berdosa melawan Allah. Apabila hal seperti ini terjadi dengan diri kita, kita tidak perlu ciut hati – seperti halnya pengalaman Yudas Iskariot. Kita harus menyesali dosa kita dan memohon  pengampunan, seperti yang telah dilakukan oleh Petrus.

Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengingatkan kita semua bahwa Dia datang untuk orang-orang berdosa. Dia datang untuk orang-orang yang menyadari bahwa selama ini mereka melangkah di jalan yang tidak benar dan ingin mencari rekonsiliasi …… berdamai lagi dengan Allah.

Ada perbedaan antara orang bersalah yang telah kehilangan kemampuan untuk membedakan antara benar dan salah dalam kehidupannya, dan seorang pribadi yang sadar bahwa dia telah berdosa dan sekarang mencari kekuatan untuk mulai melangkah di atas jalan yang benar.

Kasus Lewi (Matius) merupakan contoh dari insiden di atas yang disebut belakangan. Kasus ini mengingatkan kita akan karunia/anugerah hebat yang diberikan oleh Allah kepada manusia, yaitu anugerah yang disebut nurani, dan bagi kita yang telah dibaptis, adalah kehadiran Roh Kudus dalam diri kita masing-masing. Bagi orang Kristiani yang Katolik juga termasuk ajaran Gereja. Ini adalah faktor-faktor yang dapat membantu kita memperbaharui dan mengubah hidup kita, seberat apapun pelanggaran kita terhadap-Nya di masa lalu.

Kita dapat memperlawankan (mengkontraskan) ini dengan kasus seseorang yang kehidupannya – dilihat dari keseriusannya maupun dari sudut moral – sudah dapat dikatakan mengalami kondisi disfungsional, namun celakanya dia bahkan samasekali tidak menyadari kenyataan tersebut. Seorang pribadi seperti itu hidup tanpa menyadari penyakit “kanker” yang selama ini menggerogoti dirinya sampai semuaya sudah terlambat.

Kita semua – masih jauh atau sudah dekat – semua masih berada di bawah garis kemuliaan Allah. Jika kita menyadari kebenaran itu, inilah tanda awal dari pertumbuhan dalam hidup spiritual kita.

DOA: Tuhan Yesus, aku mengakui kedosaanku di hadapan-Mu sekarang ini. Engkau telah membayar harga dosa-dosaku di atas kayu salib sehingga aku dapat diperdamaikan dengan Allah Bapa. Tuhan, aku bersyukur dan berterima kasih kepada-Mu dengan segenap hatiku. Amin. 

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 9:9-13), bacalah tulisan yang berjudul “YESUS MEMANGGIL SEORANG PEMUNGUT CUKAI UNTUK MENJADI MURID-NYA” (bacaan tanggal 5-7-19) dalam situs/blog SANG SABDA http://sangsabda.wordpress.com; kategori: 19-07 BACAAN HARIAN JULI 2019.

(Tulisan ini adalah revisi dari tulisan dengan judul sama untuk bacaan tanggal 6-7-18 dalam situs/blog SANG SABDA)

Cilandak, 3 Juli 2019 [PESTA S. TOMAS, RASUL]

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS

Advertisements