KOTA KHORAZIM, TIRUS DAN SIDON DIKECAM OLEH YESUS

(Bacaan Injil Misa Kudus, Hari Biasa Pekan Biasa XXVI – Jumat, 6 Oktober 2017)

Keluarga Fransiskan: Peringatan Arwah Semua saudara, sanak saudara dan penderma 

“Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan daripada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!

Siapa saja yang mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan siapa saja yang menolak kamu, ia menolak Aku; dan siapa saja yang menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.” (Luk 10:13-16) 

Bacaan Pertama: Bar 1:15-22;  Mazmur Tanggapan: Mzm 79:1-5,8-9 

Yesus baru saja memberikan instruksi-instruksi kepada para murid-Nya berkaitan dengan misi mereka. Mereka harus berjalan mendahului Yesus, masuk ke dalam kota-kota yang akan dikunjungi-Nya dan mereka harus mempersiapkan orang-orang untuk kedatangan-Nya. Bagaimana? Dengan menyembuhkan orang-orang sakit, mengusir roh-roh jahat, dan mewartakan Kerajaan Allah. Barangkali untuk meyakinkan para murid-Nya betapa pentingnya tugas mereka itu, Yesus mengakhiri instruksi-instruksi-Nya dengan membuat jelas “pesan Siapa” yang harus diwartakan oleh para murid.

Yesus telah datang sebagai utusan Allah dari surga untuk menyampaikan tawaran kehidupan dan damai-sejahtera dari Allah. Sekarang, Yesus mengutus para murid-Nya untuk berbicara mewakili diri-Nya (Luk 10:16). Dengan demikian, menerima atau menolak pesan para murid-Nya berarti menerima atau menolak Allah sendiri. Orang-orang yang mendengar pewartaan para murid dan/atau menyaksikan mukjizat-mukjizat dan berbagai tanda heran yang dibuat mereka akan menghadapi pilihan yang paling penting dalam hidup mereka. “Nasib” mereka di alam baka tergantung pada bagaimana mereka menanggapi pewartaan para murid yang mereka dengar dan/atau berbagai mukjizat dan tanda heran yang dibuat para murid dan mereka saksikan sendiri.

Kecaman keras atau barangkali “ratapan” Yesus atas kota-kota yang telah menolak diri-Nya (Luk 10:13-15) tentunya telah membuat para murid-Nya tenang berkaitan dengan tugas yang dipercayakan-Nya kepada mereka.

Sebagai anggota-anggota Tubuh Kristus (Gereja), kita semua “mengambil bagian dalam panggilan untuk merasul juga …… agar seluruh dunia sungguh-sungguh diarahkan kepada Kristus” (Katekismus Gereja Katolik [KGK], 863). Kita masing-masing mempunyai bidang misi yang khusus: keluarga kita, tempat kerja kita, lingkungan gerejawi kita, paroki kita, RT/RW kita. Keadaan atau situasi yang dihadapi orang-orang dengan siapa kita hidup dan bekerja sangatlah penting di mata Allah. Untuk menjalankan misi yang penuh tantangan ini, Yesus menawarkan kepada kita suatu bagian dalam hidup-Nya – melalui doa, sabda-Nya dan kehadiran-Nya dalam Ekaristi (lihat KGK. 864).

Tahukah Saudari/Saudara tentang seseorang yang sedang berada jauh dari Tuhan? Tidak ada kata terlambat bagi orang itu. Baiklah bagi kita (anda dan saya) berdoa bagi mereka yang “hilang”. Marilah kita berdoa syafaat bagi mereka, semoga Roh Kudus  dapat bekerja dalam hidup mereka. Kita berdoa juga agar  mereka diikat kepada Yesus dan dilepaskan dari efek-efek si Jahat.
Apabila Saudari/Saudara merasa bahwa Allah memanggil anda untuk bersaksi kepada mereka, lakukanlah hal itu dalam suatu semangat cintakasih dan bela-rasa. Tunjukkanlah kepada mereka bahwa Injil adalah pesan yang paling memberikan pengharapan dan paling mempunyai kuat-kuasa di dalam dunia.

DOA: Bapa surgawi, oleh kuasa Roh Kudus penuhilah diriku dengan cintakasih-Mu agar dengan demikian aku dapat mengasihi orang-orang lain seperti Yesus mengasihi mereka. Berikanlah kepadaku hasrat-Mu bahwa orang-orang lain akan mengenal Engkau. Gunakanlah aku untuk membuat diri-Mu dikenal oleh mereka. Tariklah orang-orang ke dalam Kerajaan-Mu. Amin.

Catatan: Untuk mendalami bacaan Injil hari ini (Luk 10:13-15), bacalah tulisan yang berjudul “YESUS MENGECAM KERAS BEBERAPA KOTA” (bacaan tanggal 6-10-17) dalam situs/blog SANG SABDA http://sangsabda.wordpress.com; kategori: 17-10 BACAAN HARIAN OKTOBER 2017. 

(Tulisan ini bersumberkan pada sebuah tulisan saya pada tahun 2013) 

Cilandak, 5 Oktober 2017 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS

Advertisements