MEMPERSIAPKAN HATI UMAT ALLAH AKAN KEDATANGAN SANG MESIAS

(Bacaan Injil Misa Kudus, HARI MINGGU ADVEN II (Th. A), 4 Desember 2016)

john-baptist-lds-art-parson-39541-printPada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan, “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!” Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan Nabi Yesaya ketika ia berkata, “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.”

Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makannya belalang dan madu hutan. Lalu datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan seluruh daerah sekitar Yordan. Sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.

Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka, “Hai kamu keturunan ular berbisa. Siapakah yang mengatakan kepada kamu bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? Jadi, hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. Janganlah mengira bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapak leluhur kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian setelah aku lebih berkuasa daripada aku dan aku tidak layak membawa kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Alat penampi sudah di tangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi sekam itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.” (Mat 3:1-12)

Bacaan Pertama: Yes 11:1-10; Mazmur Tanggapan: Mzm 72:1-2,7-8,12-13,17; Bacaan Kedua: Rm 15:4-9 

Santo Yohanes Pembaptis adalah seorang nabi di Israel yang tersohor, nomor dua saja sesudah Elias, seorang nabi besar yang hidup sembilan abad sebelumnya. Apakah yang menyebabkan begitu banyak orang datang kepada seorang nabi yang suka menunjuk-nunjuk kesalahan orang dan mengenakan baju dari kulit binatang? Jawabnya: Panggilannya agar supaya orang-orang bertobat! Ketika Yohanes Pembaptis mengatakan kepada para pendengarnya supaya meninggalkan hidup dosa, dia juga menawarkan kepada mereka pengharapan segar dengan janji-janji pemulihan. Allah ingin melakukan sesuatu yang lebih daripada sekadar mengampuni dosa-dosa kita-manusia. Allah ingin membuka pintu gerbang surga dan mencurahkan orang-orang dengan Roh Kudus-Nya. Oleh Roh ini, Allah ingin membawa orang-orang ke suatu tingkat baru penyembuhan, rekonsiliasi, dan damai-sejahtera.

Tugas Yohanes Pembaptis adalah untuk mempersiapkan hati umat Allah akan kedatangan sang Mesias. Dengan kata-kata yang keras dan seruan agar orang-orang bertobat, dia mendorong para pendengarnya untuk menyambut sang Mesias dengan iman dan ketaatan.

stjohnMasa Adven dimaksudkan untuk menjadi suatu masa bagi kita guna mendengar kata-kata Yohanes Pembaptis dan untuk mempersiapkan hati kita sendiri bagi Yesus juga. Setiap hari Yesus mengundang kita untuk semakin dekat dengan diri-Nya, sehingga dengan demikian kita dapat mengembangkan suatu persahabatan yang akrab dengan Dia dan menjadi kudus, seperti diri-Nya adalah kudus. Nah, apakah yang dapat menghalang-halangi keakraban ini? Jawabannya: Dosa, rasa takut, sikap masa bodoh terhadap Allah, ketiadaan bela-rasa terhadap orang-orang lain – inilah beberapa penghalang yang lebih besar. Itulah sebabnya mengapa seruan Yohanes Pembaptis agar orang-orang bertobat menjadi begitu penting.

Allah ingin membebas-merdekakan kita dari segala sesuatu yang menghalangi kita dari tindakan berupa penyerahan diri kita secara total kepada kasih-Nya dan kehendak-Nya. Melalui pertobatan, Ia ingin memimpin kita ke luar dari rasa bersalah kita, alienasi, dan rasa malu kita, dan masuk ke dalam sukacita dan kemerdekaan. Apabila kita menyesali dosa-dosa kita dan bertobat, maka pintu gerbang surga akan dibuka bagi kita, dan relasi kita dengan Yesus dipulihkan dan diperdalam. Dalam pertobatan, kita membuang selubung kebingungan dan desepsi yang telah dirajut oleh dosa dalam hati kita dan kita pun dimampukan untuk melihat keindahan kebenaran dan kebaikan Allah. Hati dan pikiran kita diangkat ke surga, dan kita dapat melihat sekilas lintas Kerajaan Allah. Visi itu memenuhi hati kita dengan pengharapan.

Pada masa Adven ini, marilah kita ambil sedikit waktu untuk memeriksa hidup kita dalam terang kebenaran Allah dan kasih-Nya. Janganlah kita menghindari Sakramen Rekonsiliasi, melainkan rangkullah sakramen itu demi segala rahmat dan kuat-kuasa yang ditawarkan sakramen itu kepada kita.

DOA: Bapa surgawi, belas kasih-Mu adalah tanpa batas. Kami menyembah dan memuji Engkau, karena Engkau mengutus Putera-Mu yang tunggal, Tuhan Yesus Kristus, untuk menebus kami dari semua dosa kami dan juga kematian. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil  hari ini (Mat 3:1-12), bacalah tulisan yang berjudul “KEDATANGAN SANG MESIAS-HAKIM” (bacaan tanggal 4-12-16) dalam situs/blog SANG SABDA http://sangsabda.wordpress.com; kategori: 16-12 BACAAN HARIAN DESEMBER 2016. 

(Tulisan ini adalah revisi dari tulisan dengan judul sama untuk bacaan tanggal 8-12-13 dalam situs/blog SANG SABDA) 

Cilandak, 2 Desember 2016 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS 

Advertisements