NASIHAT SUPAYA BERJAGA-JAGA

(Bacaan Injil Misa Kudus, HARI MINGGU ADVEN I [TAHUN A] – 27 November 2016)

 54

“Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai pada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu apa-apa, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu giling, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. 

Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Karena itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.” (Mat 24:37-44) 

Bacaan Pertama Yes 2:1-5; Mazmur Tanggapan: Mzm 122:1-9; Bacaan Kedua : Rm 13:11-14 

Kata-kata Yesus dapat terdengar tidak menyenangkan: air bah datang dan melenyapkan orang-orang; orang-orang yang sedang melakukan pekerjaan sehari-hari ketika secara tiba-tiba yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; seorang pencuri datang untuk membongkar rumah. Namun pesan Yesus sebenarnya untuk mendorong dan menyemangati orang-orang yang mendengar, malah cukup exciting. Kita sebenarnya berdiri di ambang batas hidup baru yang sedang mendatang. Suatu rahmat yang indah sedang menantikan kita. Oleh karena itu, bersiaplah!

Walaupun Yesus telah menjanjikan hidup baru manakala Dia datang kembali, pada akhir zaman banyak orang yang hidup tanpa pengharapan, seolah-olah tidak ada sesuatu yang baru akan terjadi. Akan tetapi,  orang-orang lain yang merindukan kedatangan-Nya, akan mempersiapkan hati mereka. Inilah yang terjadi juga 2.000 tahun lalu, Hanya sedikit orang yang menantikan kemunculan sang Mesias. Namun mereka yang sungguh menanti-nantikan kedatangan-Nya – Maria, Elisabet, Yusuf, Hana dan Simeon, misalnya – mampu untuk menerima Yesus ketika Dia datang dan mereka pun memperoleh ganjaran yang melampaui ekspektasi mereka sendiri.

Sebuah gelombang rahmat yang dahsyat juga menantikan Gereja pada milenium ketiga ini. Masa Adven yang dimulai pada hari ini adalah waktu yang sempurna bagi kita untuk menyiapkan diri guna menyambut rahmat yang akan dicurahkan oleh Allah pada hari Natal dan untuk rahmat berlimpah bagi kita manakala Yesus datang kembali pada akhir zaman.

Bagaimana seharusnya kita melakukan persiapan dimaksud? Kesiap-siagaan  dan sikap berjaga-jaga macam apa yang kita perlukan pada masa Adven ini? Bukan rasa siap yang tidak jelas, melainkan suatu penghayatan eksplisit dari hidup kita bagi Allah. Setiap hari, selagi  kita berdoa, membaca dan merenungkan sabda Allah dalam Kitab Suci, dan menyesali dan bertobat atas dosa-dosa kita, maka kita membuka pintu bagi rahmat-Nya. Selagi kita mengosongkan diri kita dari berbagai motif yang mementingkan diri-sendiri dan berupaya untuk memberikan cintakasih lebih daripada cintakasih yang kita sendiri terima, maka Bapa surgawi akan menyiapkan diri kita untuk menerima seluruh hidup yang telah dijanjikan-Nya kepada kita. Pada kenyataannya, dalam tindakan-tindakan ini, Bapa surgawi yang sangat menghasihi kita akan memenuhi diri kita, lebih dan lebih lagi.

DOA: Bapa surgawi, aku menyerahkan hidupku kepada-Mu. Bukalah hatiku bagi rahmat-Mu, sehingga dengan demikian aku akan siap menerima segala sesuatu yang Yesus ingin berikan kepada para murid-Nya pada hari Natal tahun ini. Amin. 

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Luk 24:37-44), bacalah tulisan yang berjudul “HENDAKLAH KAMU JUGA SIAP SEDIA” (bacaan tanggal 27-11-16), dalam situs/blog SANG SABDA http://sangsabda.wordpress.com; kategori: 16-11 BACAAN HARIAN NOVEMBER 2016. 

(Tulisan ini adalah revisi dari tulisan dengan judul sama untuk bacaan tanggal 1-12-13 dalam situs/blog SANG SABDA) 

Cilandak, 24 November 2016 [Peringatan S. Andreas Dung Lac, Imam dkk. Martir-martir Vietnam) 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS