JIKA KITA PERCAYA KEPADA YESUS KRISTUS

(Bacaan Injil Misa Kudus, Hari Biasa Pekan II Adven – Kamis, 10 Desember 2015) 

john-baptist-lds-art-parson-39541-printSesungguhnya Aku berkata kepadamu: Di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil  dalam Kerajaan Surga lebih besar daripada dia. Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Surga diserbu dan orang yang menyerbunya mencoba merebutnya. Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan – jika kamu mau menerimanya – dialah Elia yang akan datang itu, Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! (Mat 11:11-15) 

Bacaan Pertama: Yes 41:13-20; Mazmur Tanggapan: Mzm 145:1,9-13 

Sekali-kali kita membaca sebuah pernyataan Yesus dalam Kitab Suci yang menyebabkan kita merasa heran dan bertanya-tanya kepada diri kita sendiri. Demikian pula dengan bacaan Injil hari ini. Yesus mengatakan bahwa siapa saja dalam Kerajaan Surga lebih besar daripada Yohanes Pembaptis! Lalu, apa yang dapat kita katakan tentang Yohanes Pembaptis ini? Putera tunggal Bu Elisabet dan Pak Zakharia ini adalah seorang pribadi yang kudus hidupnya. Hidupnya senantiasa dipenuhi dan dibimbing oleh Roh Kudus. Yohanes Pembaptis adalah seorang nabi. Dia berdoa sepanjang waktu. Dia mewartakan sabda Allah dengan penuh keberanian. Dia menghayati suatu kehidupan yang radikal; ia memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit Apabila dia sedang tidak berpuasa, maka makanannya hanyalah belalang dan madu hutan. Yohanes Pembaptis begitu mengasihi Allah sehingga pada akhirnya dia dibunuh mati dengan dipenggal kepalanya atas perintah Herodes Antipas. Ia adalah seorang martir sejati!

Pikir punya pikir, tentunya Yesus tidak memaksudkan bahwa kita semua lebih besar daripada Yohanes Pembaptis. Jangankan “lebih besar”, “hampir menyamainya” juga masih jauh, jauh, jauh! Namun marilah kita menyadari bahwa Yesus di sini tidak berbicara mengenai berapa besar capaian kita (atau kemungkinan capaian kita), melainkan tentang begitu besarnya warisan surgawi yang kita terima sebagai warga Kerajaan Allah. Adakah dari kita (anda dan saya) yang dapat sungguh-sungguh memahami betapa dalam kita masing-masing diberkati jika kita percaya kepada Yesus, sebagai Tuhan dan Juruselamat kita?

Allah tidak menuntut kita masing-masing untuk menjadi seorang Yohanes Pembaptis. Ia hanya meminta kepada kita untuk mengambil langkah-langkah kecil setiap hari sebagai tanggapan kita terhadap segala karunia yang telah dianugerahkan-Nya kepada kita. Selagi kita melakukannya setiap hari, maka kita akan mencapai tujuan Allah, dan hidup kita pun akan mempunyai pengaruh yang tidak dapat disangkal atas Gereja dan di tengah dunia di sekitar kita. Tidak apa-apa, apabila kita tidak pernah dapat mencapai prestasi sehebat Yohanes Pembaptis. Ada kuat-kuasa yang besar dalam upaya kita mencapai hal-hal kecil karena didorong oleh cinta-kasih kita kepada Yesus. Ingatlah kehidupan Santa Teresia dari Lisieux [1873-1897]. Niat-niat Allah dapat dicapai apabila kita memberitakan sabda-Nya, apabila kita mengasihi seperti Dia meminta agar kita mengasihi. Kuat-kuasa-Nya – yang aktif melalui diri kita – dapat mengubah dunia!

Masa Adven ini dapat merupakan saat-saat pembaharuan dan kedekatan dengan kehadiran Allah bagi kita dan keluarga kita, juga bagi gereja-gereja kita. Marilah kita memohon kepada-Nya untuk memenuhi diri kita dengan Roh Kudus-Nya seperti Dia memenuhi diri Yohanes Pembaptis. Marilah kita membenamkan diri kita dalam Kristus dan dalam sabda-Nya. Marilah kita memohon kepada Roh Kudus untuk membentuk dalam diri kita masing-masing kasih yang sama, kerendahan hati yang sama, ketaatan yang sama, seperti yang dianugerahkan-Nya kepada Yohanes Pembaptis. Dengan demikian kita pun dapat mengubah dunia.

DOA: Tuhan Yesus, aku mengkomit diriku untuk mengasihi-Mu, melayani-Mu, taat kepada-Mu, dan mempersembahkan diriku sebagai saksi Injil-Mu. Oleh kuat-kuasa Roh Kudus-Mu, semoga aku memenuhi rencana-Mu bagi hidupku. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 11:11-15), bacalah tulisan yang berjudul “MENELADAN YOHANES PEMBAPTIS” (bacaan tanggal 10-12-15) dalam situs/blog SANG SABDA http://sangsabda.wordpress.com; kategori: 15-12 BACAAN HARIAN DESEMBER 2015. 

(Tulisan ini adalah revisi dari tulisan dengan judul sama untuk  bacaan tanggal 11-12-14 dalam situs/blog SANG SABDA) 

Cilandak, 8 Desember 2015 [HARI RAYA SP MARIA DIKANDUNG TANPA NODA] 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS