ANDREAS: SEORANG RASUL KRISTUS YANG SEJATI

(Bacaan Injil Misa Kudus, Pesta S. Andreas, Rasul – Senin, 30 November 2015) 

st-andreas-rasul-100Ketika Yesus sedang berjalan menyusur Danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka, “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya dua orang bersaudara yang lain lagi, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu ayahnya, lalu mengikuti Dia. (Mat 4:18-22) 

Bacaan Pertama: Rm 10:9-18; Mazmur Tanggapan: Mzm 19:2-5 

Barangkali Santo Andreas lebih dikenal sebagai saudara laki-laki dari Simon Petrus, dan ia adalah salah satu murid yang pertama-tama dipanggil oleh Yesus (Mat 4:18-20). Seperti saudaranya – Simon Petrus – dan sahabat-sahabatnya Yakobus dan Yohanes (anak-anak Pak Zebedeus), Andreas, tanpa banyak tanya-tanya, menanggapi secara positif panggilan Yesus. Ia meninggalkan segalanya di belakang, untuk merangkul cara hidup yang ditawarkan Yesus. Injil Yohanes menceritakan kepada kita bahwa setelah berada bersama Yesus tidak sampai satu hari penuh, Andreas merasa tergerak untuk menyampaikan kabar baik kepada Petrus, “Kami telah menemukan Mesias [artinya Kristus]”  (Yoh 1:41). Di sini Andreas sudah berkarya sebagai seorang rasul Kristus. Ia tidak membuang-buang waktu untuk memberitakan Kabar Baik dan membawa orang-orang lain kepada Yesus.

Kata rasul (Inggris: apostle; Yunani: apostolos yang berasal dari kata apostellô: mengutus, menguasakan) berarti suruhan, wakil resmi yang diserahi misi tertentu, bukan hanya seorang penyebar suatu ajaran ataupun pengurus suatu perkara saja (Xavier Léon – Dufour, ENSIKLOPEDIA PERJANJIAN BARU). Seorang rasul ditunjuk dan dipisahkan sendiri oleh Yesus Kristus dan diutus ke tengah dunia untuk memproklamasikan Kabar Baik tentang Kerajaan Allah, membawa orang-orang untuk berjumpa dengan Yesus dan sejumlah orang mengikuti jejak para rasul awal dalam Gereja Perdana, seperti Paulus (Rm 1:1). Dalam artian tertentu, karena kita semua telah dibaptis ke dalam Kristus, maka kita pun ikut ambil bagian dalam panggilan kerasulan dan diberi amanat untuk membawa Injil Yesus Kristus ke tengah dunia (Mat 28:19-20).

andreas-11Karena kita disatukan ke dalam Kristus, maka kita masing-masing dipanggil untuk memainkan suatu peran vital dalam melakukan pelayanan Kristus sebagai imam, nabi dan raja. Baik di dalam kegiatan-kegiatan kita setiap hari dan keikutsertaan kita dalam Perayaan Ekaristi, kita dipanggil untuk mempersembahkan kurban spiritual berupa puji-pujian dan adorasi kepada Bapa surgawi. Di rumah-rumah kita, di ruang-ruang kelas sekolah, di tempat kerja, di RT/RW, komunitas basis kita seperti lingkungan dlsb., kita sebenarnya memiliki privilese untuk memberitakan Injil Yesus Kristus kepada orang-orang lain, lewat kata-kata yang kita ucapkan dan melalui kesaksian hidup kita selagi kita hidup dalam kasih-Nya. Sebagai pewaris berama Kristus Raja, kita dipanggil untuk membawa terang-Nya ke dalam kehidupan kita sehari-hari, turut serta bersama-Nya mentransformasikan dunia di sekeliling kita agar semakin mencerminkan Kerajaan Allah.

Pada hari ini, baiklah kita berdoa memohon agar dianugerahkan rahmat untuk menghayati suatu kehidupan sebagai rasul yang sederhana namun memiliki semangat yang berkobar-kobar seperti Santo Andreas.

DOA: Bapa surgawi, Santo Paulus bertanya bagaimana orang-orang dapat mendengar Injil apabila tidak ada orang yang mewartakannya (Rm 10:14). Oleh Roh Kudus-Mu, pisahkanlah diri kami dan ajarlah kami bagaimana menjadi saksi-saksi hidup keselamatan-Mu. Tolonglah kami agar dapat menjadi duta-duta besar Kristus yang sejati. Amin. 

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 4:18-22), bacalah tulisan yang berjudul “ANDREAS: SEORANG PENJALA MANUSIA” (bacaan tanggal 30-11-15) dalam situs/blog SANG SABDA http://sangsabda.wordpress.com; kategori: 15-11 BACAAN HARIAN NOVEMBER 2015. 

(Tulisan ini adalah revisi dari tulisan dengan judul sama untuk bacaan tanggal 30-11-13 dalam situs/blog SANG SABDA) 

Cilandak, 26 November 2015 [Peringatan S. Leonardus dr Porto Mauritio, Imam] 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS