BARNABAS: ANAK PENGHIBURAN

 (Bacaan Pertama Misa Kudus, PERINGATAN SANTO BARNABAS, RASUL – Kamis, 11 Juni 2015)

KFS: HARI RAYA S. BARNABAS, RASUL – HARI JADI KONGREGASI 

BARNABAS FINDS SAULTangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan.

Kabar tentang mereka itu terdengar oleh jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas pergi ke Antiokhia. Setelah Barnabas datang dan melihat anugerah Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua dengan kesungguhan hati serta kepada Tuhan, karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Lalu banyak orang dibawa kepada Tuhan. Setelah itu, pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu selama satu tahun penuh, sambil mengajar banyak orang. Dia Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu: Barnabas dan Simeon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus.

Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus, “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.” Lalu mereka berpuasa dan berdoa dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi. (Kis 11:21b-26;13:1-3) 

Mazmur Tanggapan: Mzm 98:2-6; Bacaan Injil: Mat 10:7-13 

Alangkah indahnya apabila anda diingat untuk kebaikan anda, iman anda, dan hidup anda yang dipenuhi Roh Kudus! Inilah bagaimana Lukas (penulis Kisah para Rasul) mengenang Santo Barnabas (Kis 11:24). Orang Lewi dari Siprus ini dinamakan Yusuf pada saat kelahirannya, namun setelah menjadi seorang anggota gereja di Yerusalem, maka kepadanya diberikan nama Barnabas, yang berarti “anak penghiburan” (Kis 4:36). Kelihatannya bahwa sepanjang hidupnya, Barnabas mengejawantahkan suatu kemurahan hati radikal yang difokuskan pada upaya memperhatikan kesejahteraan Gereja.

Seperti Roh Kudus (sang Penghibur, atau Parakletos dalam bahasa Yunani) mendorong dan menghibur Gereja perdana, demikian pula Barnabas mengkomit dirinya untuk mewujudkan dorongan itu dalam hidupnya sehari-hari. Barnabas menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki para rasul (lihat Kis 4:37). Kemudian, sebagai seorang rasul, Barnabas dengan taat bertindak seturut sabda Tuhan dengan mendorong serta menyemangati umat Kristiani perdana agar dengan kesungguhan hati setia kepada Tuhan (Kis 11:23).

saintb12Karunia yang dimiliki oleh Barnabas untuk menyemangati orang-orang lain tidak hanya membuat dirinya menjadi murah hati, melainkan juga berani untuk mengambil risiko-risiko. Barnabas adalah seorang dari sedikit orang yang mengakui rahmat pertobatan dalam diri salah seorang musuh Gereja yang paling kuat dan berpengaruh, yaitu Saul dari Tarsus. Barnabas menjalin relasi persahabatan dengan Saulus ini. Barnabas memperkenalkan Saulus kepada para rasul di Yerusalem yang bersikap skeptis, kemudian bersaksi tentang keotentikan karya Allah dalam hidup Saulus (Kis 9:27). Kemudian, Barnabas mengajak Saulus untuk menolong dirinya memelihara dan mengembangkan gereja di Antiokhia yang sedang bertumbuh. Dari sana, kedua orang itu diutus untuk mewartakan Injil kepada orang-orang non-Yahudi (baca: Kafir). Bersama-sama, Barnabas dan Saulus (kemudian dinamakan Paulus) berhasil membela gereja Antiokhia dari orang-orang Kristiani ex Yahudi yang ingin memaksa orang-orang Kristiani ex kafir melakukan kewajiban menurut tradisi/kebiasaan dan hukum agama Yahudi sebagai bagian tak terpisahkan dari penghayatan agama Kristiani.

Sekarang, marilah kita (anda dan saya) memohon kepada Roh Kudus untuk memberikan kerendahan hati dan kasih kepada Allah, agar demikian kita dapat pergi mencari dan berjumpa dengan anak-anak-Nya sebagaimana yang dilakukan oleh Barnabas. Seperti juga Barnabas, kita telah menerima Roh Kudus pada saat pembaptisan. Oleh Roh Kudus ini dan melalui kehidupan doa kita, marilah kita meneladan karya-karya yang dilakukan oleh Santo Barnabas dan Santo Paulus selagi mereka menyebarkan Kabar Baik Yesus Kristus kepada mereka yang merindukan Kerajaan Allah, dan mendorong serta menyemangati umat beriman di mana saja mereka jumpai.

DOA: Ya Tuhanku dan Allahku, penuhilah diriku dengan cintakasih yang tidak terbatas dalam kata-kata yang kuucapkan. Sebaliknya, biarlah tindakan-tindakanku mengawali suatu reaksi berantai dari kemurahan-hati yang mencapai banyak orang dan akan terus berlangsung, sepanjang segala masa. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 10:7-13), bacalah tulisan yang berjudul “BARNABAS: SEORANG PEWARTA INJIL YANG BERBUAH” (bacaan tanggal 11-6-15 dalam situs/blog SANG SABDA http://sangsabda.com; kategori: 15-06 BACAAN HARIAN JUNI 2015. 

(Tulisan ini adalah revisi dari tulisan dengan judul sama untuk bacaan tanggal 11-6-14 dalam situs/blog SANG SABDA) 

Cilandak, 7 Juni 2014 [HARI RAYA TUBUH DAN DARAH KRISTUS] 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS