PERTOBATAN YANG BERSIFAT TERUS-MENERUS

(Bacaan Pertama Misa Kudus, HARI SELASA DALAM OKTAF PASKAH – 7 April 2015) 

peterpen

“Jadi, seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.” 

Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka tersayat, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain, “Apa yang harus kami perbuat, Saudara-saudara?” Jawab Petrus kepada mereka, “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia, yaitu Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.” Dengan banyak perkataan lain lagi ia bersaksi dan mendesak mereka, katanya, “Berilah dirimu diselamatkan dari orang-orang yang jahat ini.” 

Orang-orang yang menerima perkataannya itu dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. (Kis 2:36-41) 

Mazmur Tanggapan: Mzm 33:4-5,18-19,20,22; Bacaan Injil: Yoh 20:11-18 

“Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka tersayat” (Kis 2:37).

Apakah yang dimaksudkan dengan “hati mereka tersayat”? Hati kita tersayat apabila Roh Kudus mengambil sabda Allah yang sedang dikhotbahkan oleh seorang pelayan sabda, atau sabda Allah yang kita baca dalam Kitab Suci, atau pemikiran-pemikiran kita dalam doa, dan menggunakan semua itu untuk diserapkan ke dalam hati kita. Hati kita tersayat bilamana kita menerima pesan yang disampaikan, merangkul kebenarannya, dan digerakkan untuk bertindak. Hati kita tersayat bilamana segala sesuatu dalam diri kita berkata, “Ya” terhadap apa yang kita dengar tersebut.

Orang-orang yang mendengar khotbah Petrus mengalami pertobatan batin. Pertobatan batin atau conversio dapat diartikan menerima kuat-kuasa Yesus untuk menyelamatkan umat manusia dan menjadi murid-murid-Nya. Namun jenis conversio  yang berakar dari hati yang tersayat itu bukanlah sebuah peristiwa yang sekali-jadi, melainkan rangkaian peristiwa-peristiwa yang terjadi secara berkesinambungan. Allah ingin membuat hati kita tersayat dengan kasih-Nya “lagi dan lagi” sehingga dengan demikian kita akan menjadi semakin serupa dengan Putera-Nya, Yesus Kristus. Dengan kata lain, pertobatan yang bersifat terus menerus (ongoing conversion).

Kita semua mempunyai area-area dalam kehidupan kita yang belum sepenuhnya diserahkan kepada Tuhan. Dalam beberapa kasus, kita belum menyediakan waktu untuk mengurus hal-hal tersebut karena kita masih belum mau menyerahkan atau melepaskan hal-hal tersebut. Namun dalam banyak kasus sebenarnya kita belum siap untuk membuat perubahan. Untunglah bahwa Allah sabar dan baik hati, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kita dan akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus (lihat Flp 1:6). Bapa surgawi sangat mengasihi kita sehingga tidak akan melupakan dan membuang kita.

Setiap hari Allah ingin memenuhi diri kita dengan pengalaman baru dan segar akan kasih-Nya dan kerahiman-Nya. Dia ingin terus menyentuh kita agar pekerjaan baik yang dimulai-Nya pada saat pembaptisan kita dapat menjadi lebih mendalam dan membawa kita kepada transformasi yang lebih besar dan besar lagi. Namun agar hal ini terjadi, kita perlu memperkenankan rahmat-Nya untuk membuat hati kita tersayat. Kita perlu memusatkan perhatian kita pada kasih Allah Bapa bagi kita yang tak mengenal batas. Lalu, dengan hati yang telah dilembutkan oleh kasih-Nya, kita akan terbuka bagi kuasa Roh Kudus untuk membuat hati kita tersayat, lagi dan lagi.

DOA: Tuhan Yesus, sekarang dan di sini, aku membuka diriku bagi-Mu. Datanglah dan penuhilah diriku dengan hidup-Mu dan kasih-Mu. Ciptakanlah dalam diriku sebuah hati yang bersih, ya Tuhanku dan Allahku. Jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, sebuah hati seorang anak yang setia, sehingga aku dapat menjadi murid-Mu yang baik. Amin. 

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Yoh 20:11-18), bacalah tulisan yang berjudul “DIPANGGIL DENGAN NAMA” (bacaan tanggal 7-4-15) dalam situs/blog SANG SABDA http://sangsabda.wordpress.com; kategori: 15-04 BACAAN HARIAN APRIL 2015. 

(Tulisan ini adalah revisi dari tulisan dengan judul sama untuk bacaan tanggal 22-4-14 dalam situs/blog SANG SABDA) 

Cilandak, 5 April 2015 [HARI RAYA PASKAH KEBANGKITAN TUHAN] 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS