BERBAGAI PENYEMBUHAN OLEH YESUS DI GENESARET

(Bacaan Injil Misa Kudus, Hari Biasa Pekan Biasa V – Senin, 9 Februari 2015) 

YESUS MENYEMBUHKAN - ORANG LUMPUH DAN BUTASetibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. Lalu berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tikarnya kemana saja mereka dengar Yesus berada. Kemana pun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan menyentuh walaupun jumbai jubah-Nya saja. Semua orang yang menyentuh-Nya menjadi sembuh. (Mrk 6:53-56) 

Bacaan Pertama: Kej 1:1-19; Mazmur Tanggapan: Mzm 104:1-2,5-6,10,12,24,35 

Yesus senantiasa memiliki kerinduan untuk menyentuh dan menyelamatkan umat-Nya! Kita dapat membayangkan bagaimana Yesus berjalan berkeliling dari kota kecil atau kampung yang satu ke kota kecil atau kampung yang lain di Galilea. Pada saat Ia datang ke sebuah kota kecil, maka orang-orang akan mengenali-Nya dan langsung saja orang banyak berduyun-duyun berkumpul dengan membawa orang-orang sakit, orang lumpuh dlsb. untuk disembuhkan. Mereka “memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan menyentuh walaupun jumbai jubah-Nya saja. Semua orang yang menyentuh-Nya menjadi sembuh” (Mrk 6:56). Orang-orang ini mengetahui bahwa Yesus adalah sumber segala kesembuhan tersebut.

Kata dalam bahasa Yunani esozonto (Mrk 6:56) dapat berarti “menyembuhkan” atau “menyelamatkan”. Dalam bacaan hari ini kata ini digunakan dalam artian literalnya; orang sakit yang menyentuh Yesus menjadi sembuh. Kata yang sama dipakai dalam cerita tentang perempuan yang menderita penyakit pendarahan yang menjadi sembuh ketika dia menyentuh Yesus (lihat Mrk 5:34).

Yesus datang untuk membebaskan orang-orang dari segala kejahatan. Penyembuhan-penyembuhan fisik yang dilakukan-Nya harus dilihat dalam konteks hasrat-Nya untuk membawa keselamatan kepada semua orang. Hal ini jelas kelihatan dari pesan Injil secara keseluruhan. Pelayanan Yesus dipusatkan pada sengsara dan kematian-Nya pada kayu salib, di mana Dia menyerahkan hidup-Nya sendiri – demi kasih-Nya – guna menyelamatkan kita. Keselamatan bagi semua orang yang percaya adalah karya terbesar Yesus, dan banyak penyembuhan fisik yang dilakukan-Nya dalam pelayanan-Nya adalah tanda-tanda keselamatan.

YESUS SANG RABBI DARI NAZARETPesan hari ini adalah bagaimana cara-Nya Yesus bekerja dalam kehidupan kita, kita harus datang kepada-Nya seperti orang banyak di Genesaret. Kita harus memohon kepada Yesus agar supaya menyembuhkan kita dan menyelamatkan kita, sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang yang mencari sentuhan kesembuhan-Nya. Kita juga harus melangkah ke luar untuk menerima sentuhan-Nya. Selagi kita datang kepada Yesus dengan segala kerendahan hati, maka Dia akan bekerja dengan penuh kuat-kuasa dalam hidup kita. Sentuhan Yesus adalah sentuhan yang menyembuhkan dan menyelamatkan.

Kadang-kadang kita dapat saja berpikir bahwa kita tidak boleh “mengganggu” Yesus dengan kebutuhan-kebutuhan kita, atau bahwa Yesus sudah mengetahui apa saja yang kita butuhkan. Namun apabila kita meneliti hati kita dengan cukup serius, maka kita akan menemukan bahwa sikap-sikap kita ini menunjukkan ketiadaan iman akan Yesus dan ketiadaan rasa percaya bahwa Dia sungguh mengasihi kita dan memiliki hasrat mendalam untuk menyelamatkan kita. Bukankah Ia sudah mengingatkan kita semua akan pentingnya “ketekunan” lewat pengajaran-Nya dalam “perumpamaan tentang hakim yang tidak adil” (Luk 18:1-8)? Yesus juga mengajarkan kepada kita: “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu” (Luk 11:9).

DOA: Yesus, Engkau adalah Tuhan yang menyembuhkan dan menyelamatkan kami, umat manusia. Datanglah dan sentuhlah hidup kami. Tunjukkan kepada kami hasrat-Mu untuk menyelamatkan kami selagi kami memusatkan pandangan kami pada diri-Mu. Amin.

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mrk 6:53-56), bacalah tulisan yang berjudul “BERLARI-LARI KEPADA YESUS” (bacaan tanggal 9-2-15) dalam situs/blog SANG SABDA http://sangsabda.wordpress.com; kategori: 15-02 BACAAN HARIAN FEBRUARI 2015. 

(Tulisan ini adalah revisi dari tulisan dengan judul sama untuk bacaan tanggal 10-2-14 dalam situs/local SANG SABDA) 

Cilandak, 2 Februari 2015 [Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah] 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS