MARILAH KITA BERSERU KEPADA NAMA YESUS

(Bacaan Kedua Misa Kudus, HARI MINGGU PRAPASKAH I – 17 Februari 2013) 

YESUS KRISTUS - 13 I AM THE WAY THE TRUTH AND LIFETetapi apa katanya? Demikian, “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan. Sebab jika engkau mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu bahwa Allah membangkitkan dia dari antara orang mati, maka engkau akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Karena Kitab Suci berkata, “Siapa saja yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.” Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Tuhan yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang dan murah hati kepada semua orang yang berseru kepada-Nya. Sebab, “siapa saja yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.” (Rm 10:8-13)

Bacaan Pertama: Ul 26:4-10; Mazmur Tanggapan: Mzm 91:1-2,10-15; Bacaan Injil: Luk 4:1-3 

“Siapa saja yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan” (Rm 10:13).

Kata-kata Paulus ini sungguh merupakan dorongan yang menyemangati bagi kita semua yang akan menjalani perjalanan selama tujuh pekan masa Prapaskah. Pada awal perjalanan ini, baiklah kita mengingat bahwa Allah sendiri-lah yang akan menopang kita, membebaskan kita, dan memberdayakan kita. Siapakah yang memimpin orang-orang Israel melalui Laut Merah dan membawa mereka ke dalam tanah terjanji? Siapakah yang selama 40 hari menjalani puasa dan mengalami godaan Iblis dan keluar sebagai pemenang? Siapakah yang berjanji untuk berada bersama kita pada masa susah dan menyelamatkan kita pada saat kita memanggil nama-Nya?

Jawaban terhadap semua pertanyaan ini adalah Allah sendiri. Allah-lah yang menyelamatkan kita – sekali dan selama-lamanya – dari dosa dan maut kekal. Allah-lah yang setiap hari rindu untuk menyelamatkan kita bilamana kita berseru kepada nama-Nya. Menyelamatkan kita dari apa? Menyelamatkan kita dari banyak godaan yang kita hadapi setiap hari: pikiran-pikiran yang menyangkut kesombongan atau keangkuhan, gerakan-gerakan yang mengarah kepada independensi dari Allah, ketakutan dan kesendirian, godaan untuk merasakan diri kita ditinggalkan oleh Allah, dan begitu banyak lagi godaan.

Bilamana kita berseru kepada nama Yesus, sebenarnya kita berseru kepada segala hal yang direpresentasikan oleh nama itu di dalam surga dan di bumi. Kita berseru kepada sang “Raja segala raja” dan Anak Maria – seorang Raja mulia yang pada saat sama adalah seorang Saudara yang rendah hati. Kita berseru kepada Dia yang kematian dan kebangkitan-Nya dapat membebas-merdekakan semua orang yang percaya kepada-Nya, dan memberdayakan mereka agar dapat mengalahkan musuh bebuyutan-Nya: Iblis dan begundal-begundalnya yang begitu banyak dan senantiasa menggoda. Iblis sangat takut terhadap nama Yesus. Dalam nama Yesus ini, dia dikalahkan di bukit Kalvari dan dikutuk untuk selama-lamanya.

Dengan demikian, Saudari dan Saudaraku, marilah kita bertekun dan jangan sampai kehilangan pengharapan. Berserulah kepada nama Yesus. Selagi kita melakukannya, maka Dia akan berada dekat dengan anda dan melawan musuh untuk anda. Dia akan memimpin anda keluar dari ikatan dosa dan menuntun anda ke dalam kemerdekaan dan martabat mulia yang merupakan warisan setiap anak Allah. Semakin sering anda berseru kepada nama-Nya, semakin mudah pula kita hidup dalam ketaatan kepada-Nya.

Jadi, marilah kita berseru kepada nama Yesus dan menantikan Dia datang kepada kita. Ingatlah, bahwa seringkali pada saat-saat kita berseru kepada nama-Nya dan menantikan-Nya, maka kita mengalami kehadiran-Nya secara paling mendalam dan pembebasan-Nya secara paling penuh kuat-kuasa.

DOA: Tuhan Yesus, aku memberikan hatiku kepada-Mu sekali lagi. Ajarlah aku arti dari pengosongan diri, sehingga Engkau dapat menjadi semakin besar dalam diriku dan ke-aku-anku sendiri menjadi semakin kecil sampai akhirnya lenyap. Buatlah aku sepenuhnya menaruh kepercayaan pada kuat-kuasa nama-Mu. Amin.

Catatan: Untuk mendalam Bacaan Injil hari ini, bacalah tulisan yang berjudul “KONFRONTASI DENGAN IBLIS” (bacaan tanggal 17-2-13) dalam situs/blog SANG SABDA http://sangsabda.worpress.com; kategori: 13-02 BACAAN HARIAN FEBRUARI 2013. 

Cilandak, 23 Januari 2013 [HARI KEENAM PEKAN DOA SEDUNIA] 

 

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS